Manchester United

Rabu, 06 Februari 2013

Pangandaran bersama TAV 2



Pada waktu itu di tahun 2012,ntah tanggal berapa saya lupa yang pasti bulan juni 2012 saya dan teman-teman sekelas saya di Smk mengadakan acara perpisahan *Ngga juga sih* di Pangandaran.
Di kelas jumlah siswa nya ada 39 orang sementara yang ikut hanya 30,tapi itu tidak menyurutkan niat kami untuk berangkat kesana.Sebenernya rencana kita udah di siapin dari jauh-jauh hari,sebelum Ujian berlangsung,hampir setiap hari kita berbicara tentang pangandaran,tapi saya berpikir apakah ini bakal terlaksana??Soalnya di lihat dari sebelum-sebelumnya banyak rencana yang gagal karena cuma berpegang pada teori saja,jujur saya sangat ragu.Bahkan setelah Ujian Nasional selesai pun belum ada kepastian tentang pangandaran,Kendaraan masih belum ada,dana masih minim,dan faktor teknis yang lain.
Bahkan hal yang saya takutkan pun sempat terjadi ketika semua mendebatkan tentang masalah pangandaran,yang saya takutkan adalah tidak jadi ,dan di saat kita sedang mendebatkan tentang pangandaran,kita semua terpecah dalam 2 pilihan.Ada 1 usul dari Gilang yang mengatakan kalau ada temannya yang mengajak pergi bersama sekolah lain *Kelasnya teman Gilang* dengan menyewa bus ukuran 60 kursi dan penginapan bersama agar biaya lebih murah,lalu ada yang mengusulkan bagaimana kalau hanya anak-anak satu kelas saja biar lebih mengesankan walau harus menyewa bus yang tanpa AC dan penginapan yang murah saja asal hanya satu kelas saja.
Di sana terjadi pro dan kontra sehingga menimbulkan 2 kubu,dan saya sendiri lebih memilih berangkat bersama kelas lain karena yang saya pikirkan itu faktor kenyamanan.Dan akhirnya keputusan telah di buat yaitu berangkat 1 kelas saja,yaa saya sih menerima aja yang penting jadi,dan sekarang tinggal 1 hal lagi yaitu dana,ada banyak teman yang bingung memikirkan dana,sebetulnya dana itu hanya  Rp.175.000 saja per orang,dan yang mengesankan nya yaitu saya melihat kesungguhan teman-teman saya yang memaksakan berjualan dan bahkan menjadi kuli bangunan sementara demi pangandaran dan saya sangat menghargai itu.
Akhirnya setelah mendekati hari H teman-teman sudah memberi kepastian,dan bus pun sudah ada,kita sebenernya belum memikirkan penginapan,dan uang kita pas-pasan untuk kesana,bahkan yang membuat saya sedih yaitu usulan teman saya yang mengatakan "Yasudah kalau ga ada penginapan mah di dalem bus juga jadi lah".Saya berpikir "ekstreme juga nih usulan".Dan H-1 kami semua sudah prepare kebutuhan apa saja yang akan di bawa,dan kita semua sudah fix akan berangkat jam 9 malam.
Halangan kembali terjadi di sore hari yaitu hujan besar,kami semua saling sms satu sama lain menanyakan bagaimana nih....
Dan jam 7 malam hujan pun berhenti,saya pun akhirnya berangkat ke tempat kita berkumpul.Setelah saya sampai,saya melihat banyak teman-teman yang sudah tiba di sana,dan sebenernya kita semua mencemaskan bus nya,sampai jam 9 kurang pun busnya belum datang,dan sempat ngaret juga busnya,akhirnya jam 9.15 bus datang dan kita semua berangkat.
Bus nya ternyata bagus sih,ga seburuk apa yang saya bayangkan.Akhirnya perjalanan pun dimulai dengan rasa khawatir yang saya pikirkan,karena jujur saya takut naik bus,apalagi liat supirnya kaya pembalap aja bawanya.
Kita sempat berhenti di Pom Bensin.Saya,Fajar,dan Riki pun menyempatkan diri untuk mampir ke toilet,nah lucunya di saat kita semua sudah selesai dari toilet,kita sempat bingung karena tidak ada satupun dari kami yang membawa uang untuk bayar toilet,sementara di depan sudah ada penjaga toilet yang menjaga,kita semua bingung dan akhirnya si Riki memutuskan untuk melakukan hal gila yaitu melompati benteng di belakang,awalnya saya gamau,tapi da mau gimana lagi akhirnya saya pun ikut melompati benteng,dan kami ber tiga pun berlarian masuk ke dalam bus,dan bus kembali berangkat.
Di dalam bus,kita semua bernyanyi dan bersenang-senang walau akhirnya banyak yang tertidur juga karena jalanan macet,tapi saya sendiri masih ga bisa tidur.setelah jam menunjukan pukul 1,kita semua beristirahat dulu di sebuah rest area di tasik.
Di sana kita makan-makan dan ber foto-foto dulu :-D
Setelah beristirahat kita semua kembali berangkat ke pangandaran jam 1.20 dan perjalanan sangat jauh sekali,saya sangat tegang melihat jalan yang berliku-liku di tambah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Dan akhirnya kita semua sampai di Pangandaran tempat tujuan kita semua,kita sampai jam 4 pagi,dan bus kita sempat diberhentikan oleh sekelompok orang,dan ternyata mereka adalah orang-orang yang menawarkan penginapan,setelah bernegosiasi cukup lama akhirnya kita mendapatkan penginapan yang paling murah yaitu sekitar Rp.140.000 2 malam,akirnya kita semua tiba di penginapan,semua tertidur pulas,penginapannya lumayan lah dengan 1 rumah,2 kamar mandi,3 kamar tidur.
Di pagi harinya pun jam 7 kita semua bergegas pergi ke pantai yang lokasinya tidak jauh dari penginapan,rasa lelah kita terbayar sudah dengan keindahan pantai pangandaran,ombak yang menggulung,pasir halus,dan udara segar seakan melupakan perjalanan yang melelahkan itu.Kiat semua berfoto-foto dan bermain bola meluapkan segala kelelahan.

 
 



 


Kita semua bersenang-senang disana.Saya,Yuni,Ari,Guruh berjalan-jalan mengelilingi toko-toko dan pernak pernik,saya ga beli sih cuma nganter doang.Dan akhirnya saya dan yang lainnya kembali ke penginapan,selama di sana,tiap menit dan tiap detiknya badan saya mengeluarkan keringat,panas kali ya :-p *Yaiyalah Pantai*.

Siang harinya saya berjalan-jalan bersama Guruh dan Ari sampai sore hari,sore harinya kita semua pergi ke pasir putih,kita semua menaiki perahu,banyak dari kami yang ketakutan karena naik perahu,termasuk saya sendiri,tapi saya mencoba memberanikan diri,bahkan si Bule pun teriak-teriak kaya orang gila saking takutnya.
 
dan akhirnya kita sampai di pasir putih dan kita semua hampir di kerjai oleh oknum disana,dan kita sempat ga bisa masuk cagar alam karena harus membayar lagi.Setelah negosiasi kita semua akhirnya masuk ke cagar alam,dan sebelum masuk kita semua di beri pengarahn dulu agar tidak mengeluarkan barang berharga atau makanan karena banyak maling di sana,ya malingnya itu para monyet.Pas pertama masuk pun kita sudah di sambut dengan puluhan ekor monyet dan beberapa lutung yang mondar mandir di atas pohon.Kita sempat berfoto-foto di tempat aman  .

 







Dan kita puas-puasin sampai akhirnya kita lelah dan kita kembali ke penginapan,dan saat jam 9 malam kita semua keluar untuk mencari oleh-oleh,saya,acep dan yuni memilih berpisah untuk mencari oleh-oleh karena kita memiliki satu tujuan yang sama yaitu mencari ikan jambal roti,ntah yang seperti apa bentuknya kita pun memutuskan untuk berjalan-jalan entah kemana,dan akhirnya kita ga dapet lalu memutuskan untuk kembali lagi ke pantai dan kita bertemu beberapa teman yang sudah selesai belanja,disana saya merasa sangat ngantuk sekali sampai akhirnya saya tertidur di depan pantai *untung gada yang ninggalin*,tapi ini ada beberapa foto waktu teman-teman belanja
  
 
 
dan setelah jam 2 kami kembali ke penginapan dan kebetulan saat itu sedang ada event sepak bola eropa,dan kebetulan pula tim favorit saya bermain yaitu Belanda. 


Belanda main lawan Denmark dan saya lebih menonton itu dari pada harus tidur,akhirnya kami semua menonton Euro dan rasanya seperti nonton di rumah sendiri,ga peduli orang yang lagi pada tidur,kitateriak-teriak saling sindir *Kebetulan ada yang bukan fans Belanda*.Akhirnya Belanda pun kalah :'( dan saya pun langsung masuk kamar.Saat anak-anak yang lain sedang main kartu di ruang tamu,ada kejadian lucu di saat Rojab yang tiba-tiba keluar dari kamar dan dengan muka bengong melihat ke arah kita,saya sendiri lagi ada di depan pintu,lalu si Rojab malah masuk lagi ke kamar,dan ternyata dia ngelindur =)) hahahahahahaha.

 
Saya sangat kesulitan tidur,karena selalu di ganggu oleh teman saya yang bernama Gilang,sumpah dia paling riweh pisan,saya ga bisa tidur,saya duduk di kursi dekat pintu luar dan saya melihat si Asep yang badannya sebesar bison dengan nyenyaknya tidur di dekat pintu sampai si Elco pun yang mau keluar rumah ga bisa membuka pintu.

Dan ada lagi aksi konyol si Gilang,dia mempercepat jam,dia membuat 1 jam lebih awal sehingga di saat masih jam 5 pun di jam itu sudah menunjukan jam 6.Semua di bangunkan dan pada sibuk semua buat mandi.
Dan saya lupa cerita kalau saya pas malem-malem belum dapet ikan yang saya cari,dan akhirnya pagi-pagi sebelum pulang saya menyempatkan beli ikan pesanan ibu saya.,setelah dapet akhirnya kami semua bergegas menuju bus dan akhirnya kita pulang dan sampai dengan selamat :-D
Sumpah deh itu pengalaman yang paling indah dan paling ekstrim yang pernah saya alami semoga di suatu saat nanti kita semua bisa kembali ke sana :-D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar